Jakarta-Kabar duka datang dari dunia sertifikasi profesi sektor pertambangan Indonesia. Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Asosiasi Pengusaha dan Pekerja Pertambangan Republik Indonesia (LSP APPPRI), Rina Masita Yunita, dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Mount Elizabeth Hospital, Singapura.
Kepergian almarhumah menjadi kehilangan besar bagi lembaga sertifikasi profesi serta para pelaku usaha dan pekerja di sektor pertambangan yang selama ini mengenal beliau sebagai sosok yang aktif mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui sistem sertifikasi profesi yang profesional dan berstandar nasional.
Menanggapi wafatnya Direktur LSP APPPRI, Departemen Sertifikasi lembaga tersebut melalui Binsar P. Hutabarat menegaskan bahwa seluruh program dan agenda sertifikasi yang telah dijadwalkan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Menurutnya, saat ini kegiatan pelatihan dan sertifikasi profesi yang sedang berlangsung di Palembang tetap dilaksanakan sesuai agenda sebagai bentuk komitmen lembaga dalam menjaga profesionalitas serta tanggung jawab terhadap peserta sertifikasi.
“Walaupun kami sangat berduka atas wafatnya Direktur LSP APPPRI, namun seluruh kegiatan pelatihan dan sertifikasi yang saat ini sedang berjalan di Palembang tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya,” ujar Binsar dalam keterangannya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk menjaga keberlangsungan operasional lembaga, jabatan Direktur LSP APPPRI untuk sementara waktu akan diemban oleh Anita Maharani, yang merupakan adik kandung dari almarhumah Rina Masita Yunita.
Penunjukan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh agenda strategis lembaga, termasuk kegiatan pelatihan, uji kompetensi, serta program sertifikasi bagi para pengusaha dan pekerja pertambangan di berbagai daerah tetap berjalan secara optimal.
Selama masa kepemimpinannya, Adv. Rina Masita Yunita dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat dalam membangun sistem sertifikasi profesi yang kredibel serta berorientasi pada peningkatan kualitas tenaga kerja di sektor pertambangan Indonesia.
Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar LSP APPPRI, namun semangat dan dedikasi yang telah beliau tanamkan diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh seluruh jajaran lembaga dalam upaya memperkuat kompetensi dan profesionalitas sumber daya manusia di sektor pertambangan nasional. Red













